Dalam hujan yang perlahan, Pagi yang ayam-pun enggan berkokok
Saat mereka menikmati keindahan mimpi2, aku masih bertahan dalam perihnya hati, Sekali lagi untuk kesekian kalinya kutorehkan perasaan dalam sebuah tulisan..
Aku..
Ya masih dengan aku..
Semoga kalian wahai manusia bahagia dapat tertawa..
Aku yang kali ini hadir sebagai aku yang tidak lagi mempunyai mimpi..
Aku merasa tersakiti..
Semoga kalian menikmati.
Wahai manusia pecinta..
Tersakiti oleh rasa yang tidak ingin kubuang..
Tersakiti oleh bayang-bayang yang terus aku kenang..
Aku mengorbankan diri di atas perasaan-perasaanku..
Semoga kamu bahagia..
Dan akuuuu akan mendoakanmu sebagai balasan atas semua tingkahmu..
Dalam pekat malam aku mencari arti dari rasa yang tersisa..
Tak ada satupun memberi jawab akan harap..
Tidak bulan dan tidak juga bintang memberikan cahayanya sebagai cahaya harapan...
Dosa apa yang aku buat sehingga semua begitu berat?
Aku berjalan tertatih dan terkadang jatuh..
Sementara mereka???
Mereka berlari dan tertawa..
Ketika mereka terjatuh??
Mereka datang memanggil namaku memegang tanganku dan menarikku hingga mereka berdiri lagi
tanpa peduli aku jatuh agar mereka dpt berdiri..
Dalam doa ku di akhir nafas..
Aku tidak pernah lupa memohon kepada YANG MAHA KUASA
Menjagamu yang telah menyakitiku
Menyayangimu yang telah melukaiku
Dan terakhir aku meminta kepada-Nya
agar hanya aku yang merasakan rasa ini dan semua berakhir tanpa kamu harus merasakan juga.
-andes's-
Posted by




0 comments:
Post a Comment